Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ari Hadi Susilo

Waspada Penyakit Belekan Di SMP Muhammadiyah 1 Minggir

Hospitality | 2025-02-20 06:46:32

Beberapa Siswa SMP Muhammadiyah 1 Minggir beberapa hari terakhir ini menderita penyakit belekan (konjungtivitis). Bahkan ada beberapa siswa yang hari selasa (18/02) izin tidak masuk sekolah dengan alasan menderita penyakit belek, ada beberpa siswa yang memaksakan diri masuk sekolah tapi akhirnya pihak sekolah memutuskan untuk mengizinkan siswa tersebut untuk pulang lebih cepat karena ditakutkan menular ke banyak siswa.

Menurut Puskesmas Minggir Konjungtivitis atau mata merah adalah iritasi atau peradangan pada konjungtivita yang menutupi belakang kelopak dan bagian putih bola mata. Konjungtivitis dapat terjadi pada usia bayi, anak dan dewasa.Gejala klinis yang muncul adalah mata memerah, nyeri atau gatal, raasa terbakar pada mata, mata kotor, bengkak pada kelopak mata, pandangan kabur, dan mengeluarkan air mata.

“Pada hari selasa kemarin ada sekitar 7 anak izin tidak masuk sekolah karena belekan” ujar Ibu Isti Fitriyani, S.Pd selaku koordinator Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SMP Muhammadiyah 1 Minggir. Ibu Isti Fitriyani juga bekerjasama dengan Pihak Puskesmas Minggir telah menghimbau melalui pesan singkat whatsapp untuk disampaikan ke siswa ataupun orang tua dalam mewaspadai penyakit belek, di antaranya adalah Hand hygiene atau kebersihan tangan untuk selalu dijaga, harus rajin cuci tangan sebelum dan sesudah pegang area mata, yang sudah terkena silakan istirahat di rumah minimal 3 hari, atau sampai sembuh dengan diberikan obat tetes mata boleh beli sendiri atau ke puskesmas periksa dulu, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan kalua masih belum sembuh diharapkan untuk periksa dan kosultasi dengan dokter.

SMP Muhammadiyah 1 Minggir juga menyiapkan beberapa antisipasi agar penyakit belek ini tidak menular ke banyak siswa salah satunya adalah menyiapkan masker, menyiapkan Hand sanitizer dan menginstruksikan kepada siswa yang sedang menderita penyakit belekan untuk tidak masuk sekolah terlebih dahulu sebagai antisipasi penularan penyakit.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image